Pakar Ungkap Penyebab Cat Mobil Cepat Kusam Usai Dipoles
Memoles bodi kendaraan roda empat kerap menjadi pilihan utama bagi banyak pemilik mobil untuk mengembalikan kilau cat yang mulai memudar. Namun, tidak sedi
Memoles bodi kendaraan roda empat kerap menjadi pilihan utama bagi banyak pemilik mobil untuk mengembalikan kilau cat yang mulai memudar. Namun, tidak sedikit pemilik kendaraan yang merasa kecewa ketika mendapati kilau hasil polesan tersebut hanya bertahan singkat dan bodi mobil kembali kusam hanya dalam hitungan pekan. Kondisi ini sering kali memicu kesalahpahaman bahwa proses pemolesan ulang secara berkala adalah satu-satunya jalan keluar.
Para praktisi perawatan bodi kendaraan menegaskan bahwa tindakan memoles mobil secara berlebihan tanpa memahami kondisi struktur cat justru dapat memperburuk keadaan. Proses poles pada dasarnya mengikis lapisan terluar cat guna meratakan permukaan yang tergores atau teroksidasi. Oleh karena itu, ketebalan lapisan pelindung menjadi faktor paling krusial dalam menentukan daya tahan kilau kendaraan.
Peran Krusial Lapisan Pernis Terhadap Ketahanan Kilau
Kepala Bengkel Scuto Paint Condet, Arfan Maulana, menjelaskan bahwa ketahanan kilau kendaraan pascapemolesan sangat bergantung pada ketebalan lapisan pernis atau clear coat. Lapisan bening ini berfungsi sebagai perisai utama cat dasar dari paparan sinar ultraviolet, polusi, serta gesekan fisik mikro.
"Kalau mobil keluaran baru dicat dan dipoles, hasilnya akan bertahan lama karena lapisan pernis di bagian luarnya masih tebal. Untuk mobil yang sudah cukup umur, yang pernisnya sudah tipis karena sering dipoles, memang tidak akan bertahan lama sebelum kusam lagi," jelas Arfan di kawasan Condet, Jakarta Timur.
Arfan menambahkan, mobil yang lapisan pernisnya telah terkikis signifikan umumnya hanya mampu mempertahankan kilau selama dua hingga tiga bulan sebelum kembali terlihat kusam. Sebaliknya, kendaraan dengan lapisan pelindung yang masih prima dapat mempertahankan kilau jauh lebih lama apabila diimbangi dengan metode perawatan berkala yang tepat.
Faktor Pemicu Hilangnya Kilau Cat Mobil
Selain faktor penipisan lapisan pernis akibat usia dan frekuensi pemolesan, terdapat beberapa faktor lain yang mempercepat degradasi kilau pada eksterior mobil:
- Kualitas Bahan Pemoles: Penggunaan obat poles berbahan dasar silikon murah sering kali hanya memberikan efek kilau semu sementara tanpa memberikan proteksi nyata pada pori-pori pernis.
- Teknik Pemolesan yang Salah: Penggunaan pad atau mesin poles berkecepatan terlalu tinggi dapat menyebabkan paint burn atau pengikisan pernis secara agresif.
- Paparan Sinar UV dan Kontaminan Ekstrem: Memarkir kendaraan di bawah terik matahari langsung serta membiarkan getah pohon atau kotoran burung mengering dapat merusak struktur kimia pernis.
- Prosedur Pencucian yang Keliru: Menggunakan sabun cuci berkadar asam tinggi atau kain lap bertekstur kasar memicu timbulnya goresan halus (swirl marks) yang membuat pantulan cahaya terdistorsi.
Langkah Proteksi Jangka Panjang untuk Bodi Kendaraan
Guna mencegah cat mobil cepat kusam tanpa harus mengikis lapisan pernis secara berulang, pemilik kendaraan disarankan beralih ke metode proteksi yang lebih berkelanjutan. Salah satu alternatif yang direkomendasikan adalah pengaplikasian lapisan pelindung tambahan seperti nano ceramic coating atau pemasangan paint protection film (PPF).
Lapisan pelindung tambahan ini berfungsi menutup pori-pori pernis dan membentuk lapisan hidrofobik baru di atas cat asli. Dengan demikian, proses perawatan harian menjadi lebih mudah dan cat orisinal kendaraan tetap terlindungi dari pengikisan mekanis yang tidak perlu.
Banyak pemilik mobil mengeluhkan hasil poles yang cepat pudar. Kepala Bengkel Scuto Paint Condet, Arfan Maulana, menjelaskan bahwa ketebalan pernis dan kualitas obat poles sangat menentukan daya tahan kilau kendaraan. Simak ulasan lengkapnya di Patokan.com.



Comments (0)