Application Name Application Name

Patokan

Kategori 9

Meta dan Korsel Bahas Pembatasan Media Sosial untuk Anak

SEOUL — Raksasa teknologi Meta Platforms dilaporkan tengah menjalin koordinasi intensif dengan otoritas pemerintah Korea Selatan terkait perumusan regulasi

Meta dan Korsel Bahas Pembatasan Media Sosial untuk Anak

SEOUL — Raksasa teknologi Meta Platforms dilaporkan tengah menjalin koordinasi intensif dengan otoritas pemerintah Korea Selatan terkait perumusan regulasi dan pembatasan penggunaan media sosial bagi pengguna anak-anak serta remaja. Dialog strategis ini mencuat di tengah meningkatnya perhatian global terhadap dampak buruk paparan gawai dan platform digital terhadap kesehatan mental generasi muda.

Pembicaraan antara induk perusahaan Facebook dan Instagram tersebut dengan regulator Seoul difokuskan pada penguatan mekanisme perlindungan anak di ranah daring. Otoritas Korea Selatan saat ini sedang mengevaluasi berbagai langkah pembatasan yang lebih ketat, menyusul langkah serupa yang diinisiasi oleh berbagai negara maju lainnya di kawasan Amerika Utara dan Eropa.

Kronologi dan Peningkatan Tekanan Regulasi di Seoul

Langkah dialog ini muncul setelah komisi komunikasi dan lembaga perlindungan privasi Korea Selatan memperketat pengawasan terhadap platform digital global. Berikut adalah tahapan perkembangan dinamika regulasi tersebut:

  1. Evaluasi Dampak Algoritma: Parlemen dan regulator Korea Selatan mulai meninjau secara mendalam dampak fitur rekomendasi algoritma terhadap durasi penggunaan layar (screen time) pada anak usia sekolah.
  2. Inisiasi Komunikasi Formal: Pihak Meta proaktif membuka saluran komunikasi resmi bersama kementerian terkait di Seoul guna memaparkan fitur perlindungan internal yang telah dikembangkan secara global.
  3. Perumusan Pedoman Nasional: Pemerintah Korea Selatan mulai menyusun kerangka regulasi komprehensif yang berpotensi mewajibkan verifikasi usia ketat serta persetujuan orang tua sebelum anak dapat membuat akun media sosial.
"Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama secara erat dengan regulator dan pemangku kepentingan di Korea Selatan guna memastikan ekosistem digital yang aman, memberdayakan, dan sesuai dengan usia bagi para pengguna muda," demikian pernyataan perwakilan Meta dalam keterangannya.

Fokus Pembatasan dan Fitur Keamanan Pengguna Muda

Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin krusial menjadi agenda utama pembicaraan antara perwakilan Meta dan regulator setempat. Otoritas Korea Selatan menuntut adanya jaminan teknis bahwa anak-anak di bawah batas usia tertentu terlindungi dari konten yang berpotensi memicu gangguan psikologis.

  • Akun Khusus Remaja (Teen Accounts): Penerapan konfigurasi privasi bawaan (default) yang otomatis mengunci akun pengguna di bawah 18 tahun menjadi privat, membatasi pesan langsung dari orang tak dikenal, serta memfilter konten sensitif.
  • Pembatasan Waktu dan Jam Tidur: Fitur pengingat otomatis untuk mematikan notifikasi dan menghentikan pemutaran video pendek pada malam hari guna menjaga pola tidur anak.
  • Verifikasi Usia Lebih Akurat: Pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta integrasi sistem identitas lokal untuk mencegah manipulasi data tanggal lahir oleh anak di bawah umur.

Pemerintah Korea Selatan mencatat bahwa tingkat penetrasi gawai pintar di kalangan remaja negara tersebut merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Tanpa adanya filter yang ketat, anak-anak dinilai sangat rentan terhadap paparan perundungan siber (cyberbullying), kecanduan media sosial, dan penipuan digital.

Dampak Strategis terhadap Ekosistem Digital Asia

Langkah proaktif Korea Selatan bersama Meta ini diprediksi akan menjadi acuan bagi negara-negara lain di Asia Pasifik. Selama ini, negara-negara barat seperti Australia dan beberapa negara bagian di Amerika Serikat telah lebih dahulu memperkenalkan legislasi tegas, termasuk opsi pelarangan total media sosial bagi anak di bawah usia 14 hingga 16 tahun.

Bagi Meta, kesepakatan dengan otoritas Seoul dinilai sangat vital untuk menjaga stabilitas operasional dan kepatuhan hukum di salah satu pasar teknologi paling maju di kawasan Asia. Keputusan final dari hasil konsultasi ini diharapkan rampung dalam beberapa bulan ke depan berupa panduan industri atau rancangan undang-undang resmi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer3
TENTANG PENULIS writer3

Bacaan Terkait

Comments (0)

User