Menteri Keuangan Temui Warga Terdampak Montara, Sampaikan Amanah Presiden

KUPANG – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur pada Kamis (6/8/2026). Dalam agenda tersebut, ia secara khusus menyambangi warga yang menjadi korban k...

Aug 07, 2026 - 16:50
0 0
Menteri Keuangan Temui Warga Terdampak Montara, Sampaikan Amanah Presiden

KUPANG – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur pada Kamis (6/8/2026). Dalam agenda tersebut, ia secara khusus menyambangi warga yang menjadi korban kebocoran sumur minyak Montara. Kehadiran orang nomor satu di Kementerian Keuangan itu bukan sekadar seremonial, melainkan membawa mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Kedatangan Menteri Keuangan disambut antusias oleh masyarakat setempat yang telah lama menanti kepastian atas hak-hak mereka. Sejak insiden Montara yang terjadi lebih dari satu dekade lalu, warga pesisir di kawasan tersebut masih merasakan dampak ekonomi dan lingkungan yang berkepanjangan. Kunjungan ini menjadi titik terang bagi mereka yang selama ini berjuang mendapatkan keadilan.

Pesan Khusus untuk Para Korban

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Purbaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap penyelesaian kasus Montara. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak akan tinggal diam dan berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan serta kompensasi bagi seluruh pihak yang terdampak.

"Bapak Presiden secara khusus meminta saya untuk hadir di sini dan mendengarkan langsung keluhan serta harapan masyarakat. Beliau menekankan bahwa tidak ada satu pun warga yang boleh terabaikan, terutama mereka yang telah lama menunggu kejelasan," ujar Purbaya di hadapan warga.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah sedang menyusun skema pembayaran yang lebih transparan dan tepat sasaran. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai ke tangan mereka yang berhak, tanpa adanya potongan atau keterlambatan yang tidak perlu.

Komitmen Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi

Selain soal kompensasi, Menteri Keuangan juga menyoroti upaya pemulihan lingkungan yang menjadi bagian integral dari penyelesaian kasus Montara. Pemerintah, kata dia, akan menggandeng berbagai pihak untuk melakukan rehabilitasi ekosistem pesisir yang rusak akibat tumpahan minyak. Hal ini penting agar mata pencaharian nelayan dan pembudidaya rumput laut dapat pulih kembali.

"Kami tidak hanya berbicara soal uang, tetapi juga masa depan. Anak-anak dan cucu kita harus bisa menikmati laut yang bersih dan produktif kembali," tegasnya. Ia menambahkan bahwa anggaran khusus telah dialokasikan dalam APBN untuk mendukung program-program pemulihan tersebut.

Warga yang hadir pun menyampaikan berbagai aspirasi mereka secara langsung. Banyak di antara mereka yang mengeluhkan lambatnya proses verifikasi data dan besaran ganti rugi yang dinilai belum sesuai dengan kerugian yang dialami. Menanggapi hal ini, Purbaya berjanji akan membentuk tim khusus yang bertugas mempercepat proses administrasi di lapangan.

Sinergi Pusat dan Daerah

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Keuangan juga mengadakan pertemuan tertutup dengan pejabat daerah setempat. Pembahasan difokuskan pada koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendistribusikan bantuan. Purbaya menekankan pentingnya sinergi agar tidak terjadi tumpang tindih program dan data penerima manfaat yang tidak akurat.

"Saya minta kepada seluruh jajaran di daerah untuk bekerja sama dengan baik. Data harus diperbarui secara berkala dan komunikasi harus berjalan dua arah. Jika ada kendala di lapangan, segera laporkan sehingga bisa dicarikan solusi bersama," imbaunya.

Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif ini dan berjanji akan memberikan dukungan penuh. Mereka juga mengusulkan agar pendampingan psikososial bagi para korban turut menjadi prioritas, mengingat banyak warga yang mengalami trauma berkepanjangan akibat musibah tersebut.

Harapan Baru di Ufuk Timur

Kunjungan Menteri Keuangan ini menjadi angin segar bagi warga NTT yang selama ini merasa dilupakan. Meski proses penyelesaian kasus Montara masih panjang, kehadiran pejabat tinggi negara dengan pesan langsung dari Presiden memberikan harapan baru.

Seorang tokoh masyarakat setempat menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah. "Kami sangat bersyukur. Ini pertama kalinya kami merasa benar-benar didengar. Semoga janji-janji ini bisa direalisasikan dengan cepat," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Purbaya mengakhiri kunjungannya dengan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti pada pertemuan ini. Ia berjanji akan memantau langsung perkembangan penanganan kasus Montara secara berkala dan melaporkannya kepada Presiden Prabowo. "Ini bukan akhir, ini awal dari penyelesaian yang nyata," pungkasnya.

Dengan adanya komitmen kuat dari pemerintah pusat, warga pesisir NTT kini dapat sedikit bernapas lega. Mereka berharap keadilan yang telah lama dinanti akhirnya tiba, membawa kesejahteraan dan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User