MANILA — PSC Gandeng RELEX Optimalisasi Rantai Pasok 7-Eleven
MANILA, Patokan.com — Operator eksklusif jaringan toko kelontong modern 7-Eleven di Filipina, Philippine Seven Corporation (PSC), secara resmi menjalin kem
MANILA, Patokan.com — Operator eksklusif jaringan toko kelontong modern 7-Eleven di Filipina, Philippine Seven Corporation (PSC), secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan penyedia solusi perencanaan ritel global, RELEX Solutions. Langkah transformatif ini diambil guna meningkatkan akurasi prakiraan permintaan pasar (forecasting accuracy) serta mengoptimalkan efisiensi rantai pasokan digital di seluruh jaringan gerai 7-Eleven di kawasan tersebut.
Kebutuhan akan responsivitas logistik yang tinggi menjadi alasan utama di balik keputusan bisnis ini. Sebagai pemegang lisensi tunggal 7-Eleven di Filipina, PSC saat ini mengoperasikan lebih dari 3.800 gerai yang tersebar di berbagai wilayah kepulauan. Volume transaksi harian yang sangat masif, dipadukan dengan dinamika perilaku konsumen yang terus berubah pascapandemi, menuntut adopsi teknologi mutakhir agar distribusi barang dapat berjalan tanpa hambatan.
Modernisasi Rantai Pasok Berbasis Kecerdasan Buatan
Integrasi teknologi RELEX Solutions memungkinkan PSC untuk memanfaatkan algoritma kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pembelajaran mesin (Machine Learning). Sistem cerdas ini didesain khusus untuk menganalisis histori penjualan harian, tren musiman, hingga promosi lokal guna menghasilkan prediksi kebutuhan persediaan yang presisi hingga ke tingkat gerai individual.
"Kemitraan bersama RELEX Solutions merupakan milestone penting bagi kami dalam mentransformasi arsitektur logistik perusahaan. Dengan visibilitas data secara real-time, kami tidak hanya meningkatkan ketersediaan produk di rak toko, tetapi juga mampu meminimalkan kelebihan stok dan potensi timbulan limbah makanan secara signifikan," ujar perwakilan manajemen PSC dalam keterangannya.
Implementasi platform baru ini menggantikan metode kalkulasi konvensional yang kerap memicu ketidakseimbangan pasokan. Melalui efisiensi berbasis perangkat lunak ini, PSC menargetkan peningkatan keterjangkauan produk (on-shelf availability) hingga mencapai level optimal sekaligus mengurangi angka penumpukan persediaan (overstock) di gudang pusat maupun area penyimpanan toko.
Dampak Strategis Terhadap Operasional dan Keuangan
Pengelolaan rantai pasok di negara kepulauan seperti Filipina memiliki kompleksitas tersendiri. Keterlambatan pengiriman akibat faktor cuaca atau kendala transportasi antarpulau berisiko tinggi menyebabkan kekosongan barang (stockout). Melalui perataan pasokan terautomasi, sistem RELEX mampu merespons potensi gangguan tersebut secara prediktif.
Berikut adalah perbandingan pendekatan operasional rantai pasok PSC sebelum dan sesudah implementasi solusi RELEX Solutions:
| Metrik Operasional | Metode Tradisional (Lama) | Sistem Terintegrasi RELEX (Baru) |
|---|---|---|
| Akurasi Prakiraan Demand | Manual & Statis berbasis histori bulanan | Otomatis berbasis AI & Pemantauan harian |
| Risiko Kehabisan Stok (Stockout) | Tinggi pada periode lonjakan permintaan | Minim dengan mitigasi buffer stok otomatis |
| Pengelolaan Produk Segar | Risiko limbah tinggi akibat over-ordering | Presisi tinggi menyesuaikan tanggal kadaluarsa |
| Efisiensi Logistik Ritel | Reaktif terhadap masalah persediaan | Prediktif & Terintegrasi di seluruh ekosistem |
Tantangan Logistik Kepulauan dan Keunggulan Kompetitif
Pengamat ritel dan analisis industri menilai bahwa langkah PSC mengadopsi platform RELEX akan memberikan keunggulan kompetitif yang sukar ditandingi oleh kompetitor sejenis. Dalam skala bisnis ritel berkecepatan tinggi (fast-moving retail), efisiensi beberapa detik dalam keputusan pemesanan barang dapat berdampak signifikan pada margin laba kotor perusahaan.
Untuk memastikan proses transmisi berjalan lancar, PSC telah menyusun peta jalan peluncuran teknologi yang terbagi dalam beberapa tahapan krusial:
- Konsolidasi Data Historis: Mengintegrasikan seluruh data transaksi harian dari 3.800+ gerai ke dalam basis data cloud terpusat RELEX.
- Otomatisasi Pengisian Stok (Automated Replenishment): Mengaktifkan fitur pemesanan barang otomatis berbasis kalkulasi prediktif di tingkat distrik dan pusat distribusi.
- Penyesuaian Preferensi Lokal: Menganalisis variasi pola konsumsi masyarakat di area perkotaan padat dibandingkan dengan area pedesaan atau pulau terpencil.
Dengan efisiensi operational yang dicapai, efisiensi rantai pasok diharapkan dapat menekan biaya operasional keseluruhan (Operational Expenses) PSC hingga 15% sampai 20% dalam jangka panjang. Efisiensi ini pada akhirnya memberikan ruang bagi perusahaan untuk terus berekspansi menambah gerai baru di seluruh penjuru Filipina.
Ke depan, optimalisasi sistem persediaan ini diprediksi menjadi standar baru bagi ekosistem ritel modern di Asia Tenggara, di mana adopsi kecerdasan buatan bukan lagi sekadar pilihan inovasi, melainkan keharusan strategis demi menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan pasar yang kian ketat.




Comments (0)