Application Name Application Name

Patokan

Kategori 9

Maluku Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,2 Malam Senin

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Senin (24/8/2026) malam. Getaran yang dirasakan cukup kua

Maluku Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,2 Malam Senin

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Senin (24/8/2026) malam. Getaran yang dirasakan cukup kuat sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga, meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan hasil analisis awal BMKG, episentrum gempa berada di wilayah laut dengan kedalaman hiposentrum sekitar 151 kilometer. Titik guncangan diperkirakan berada di sekitar gugusan kepulauan Maluku Barat Daya, kawasan yang secara geologis memang rawan aktivitas seismik akibat dinamika lempeng di wilayah Laut Banda. Kedalaman sumber gempa yang tergolong dalam membuat energi yang sampai ke permukaan relatif redam, sehingga potensi kerusakan bangunan dinilai kecil.

Kronologi Guncangan Gempa Maluku Barat Daya

Urutan peristiwa gempa Maluku Barat Daya berdasarkan rilis resmi dan pantauan lapangan adalah sebagai berikut:

  1. Gempa terjadi pada pukul 21.17 WIT dengan magnitudo tercatat 6,2;
  2. Beberapa menit kemudian, BMKG merilis informasi gempa awal melalui kanal resmi beserta perkiraan intensitas guncangan;
  3. Getaran dirasakan warga pada rentang skala MMI III–IV, terasa ringan hingga sedang di dalam rumah;
  4. Analisis lanjutan BMKG menegaskan gempa bersifat tektonik dan tidak berpotensi tsunami;
  5. Pemantauan gempa susulan tetap dilakukan tim gempabumi BMKG secara berkala.
"Gempa yang terjadi memiliki kedalaman cukup dalam, sehingga getaran yang sampai ke permukaan relatif tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan," demikian keterangan tertulis BMKG yang dirilis seusai peristiwa.

Tidak Ada Potensi Tsunami

Dalam keterangan resminya, BMKG menegaskan bahwa hasil analisis lanjutan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Pertimbangan utama berkaitan dengan kedalaman hiposentrum yang jauh di bawah zona dangkal serta besaran magnitudo yang belum memenuhi ambang pembentukan gelombang tsunami. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak menghiraukan informasi yang belum terverifikasi.

Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Pihak BMKG mengingatkan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi pasca peristiwa utama. Warga diimbau melakukan langkah antisipatif berikut ini:

  • Mencari perlindungan di bawah meja kokoh atau sudut bangunan yang kuat saat guncangan terasa;
  • Menjauhi kaca, lemari tinggi, dan benda-benda yang mudah roboh;
  • Tidak panik serta menghindari penggunaan lift saat evakuasi;
  • Mengandalkan informasi resmi dari BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD);
  • Tidak menyebarkan berita, foto, maupun video yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut. Pemerintah daerah melalui BPBD setempat diketahui terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau situasi di lapangan. Masyarakat diharapkan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap mengedepankan prinsip kesiapsiagaan menghadapi gempa susulan.

[SOCIAL_TWEET]: Gempa M6,2 guncang Maluku Barat Daya, Senin (24/8) malam. BMKG pastikan tak berpotensi tsunami. Warga diimbau waspada gempa susulan. #Gempa #MalukuBaratDaya[SOCIAL_TG]: ⚠️ GEMPABUMI M6,2 MALUKU BARAT DAYA — Terjadi Senin (24/8) 21.17 WIT, kedalaman 151 km. TIDAK berpotensi tsunami. Warga diminta waspada gempa susulan. Detail lengkap di Patokan.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer3
TENTANG PENULIS writer3

Bacaan Terkait

Comments (0)

User