MALANG — Mahasiswa Kedokteran UB Jatuh dari Lantai Enam Gedung Kampus
MALANG, Patokan.com — Suasana lingkungan kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang mendadak digemparkan oleh insiden tragis seorang mahasiswa Fakultas Kedok
MALANG, Patokan.com — Suasana lingkungan kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang mendadak digemparkan oleh insiden tragis seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran yang dilaporkan terjatuh dari lantai enam gedung perkuliahan pada siang hari. Korban langsung dievakuasi ke fasilitas medis terdekat, sementara aparat kepolisian dari Polresta Malang Kota segera bergerak cepat menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami motif serta kronologi peristiwa nahas tersebut.
Peristiwa yang terjadi di area kompleks gedung perkuliahan Fakultas Kedokteran tersebut sontak menyita perhatian para sivitas akademika, dosen, dan staf administrasi yang tengah beraktivitas. Berdasarkan laporan awal di lokasi, tubuh korban ditemukan tergeletak di area lantai dasar setelah terdengar dentuman keras yang mengagetkan sejumlah saksi mata di sekitar gedung.
Kronologi dan Penemuan Korban di Lingkungan Kampus
Peristiwa jatuhnya mahasiswa tersebut terjadi di tengah jam perkuliahan reguler. Berdasarkan penuturan saksi dan data awal di lapangan, berikut adalah alur kronologi kejadian:
- Pukul 11.45 WIB: Aktivitas perkuliahan dan mobilitas mahasiswa di sekitar gedung perkuliahan Fakultas Kedokteran masih berlangsung normal seperti biasa.
- Pukul 12.10 WIB: Sejumlah saksi mata yang berada di lantai dasar dan lorong gedung mendengar suara hantaman benda berat dari arah luar bangunan utama.
- Pukul 12.15 WIB: Petugas keamanan kampus (satpam) bersama beberapa mahasiswa langsung memeriksa sumber suara dan menemukan korban sudah dalam kondisi terkapar tidak berdaya di lantai dasar.
- Pukul 12.30 WIB: Tim medis universitas bersama pihak keamanan segera mengamankan lokasi, memberikan pertolongan pertama, dan mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
- Pukul 13.00 WIB: Tim Inafis Satreskrim Polresta Malang Kota dan personel Polsek Lowokwaru tiba di lokasi untuk memasang garis polisi (police line) serta memulai proses penyelidikan mendalam.
Investigasi Kepolisian dan Pemeriksaan Rekaman CCTV
Pihak kepolisian langsung melakukan sterilisasi area kejadian dan menelusuri setiap sudut lantai enam gedung tempat korban diduga melompat atau terjatuh. Petugas mengumpulkan sejumlah barang bukti fisik dan menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang koridor, balkon, dan akses tangga gedung perkuliahan.
"Kami telah menerjunkan tim Inafis ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara komprehensif. Fokus utama kami saat ini adalah mengumpulkan bukti material, memeriksa titik jatuh, serta mengamankan rekaman CCTV untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini, apakah murni kecelakaan atau ada indikasi lain," tegas perwakilan kepolisian setempat dalam keterangan resminya.
Selain memeriksa bukti fisik, penyidik kepolisian juga telah memintai keterangan awal dari sejumlah pihak kunci guna mengonstruksi kejadian secara utuh, di antaranya:
- Petugas Keamanan Gedung: Personel satpam yang pertama kali tiba di lokasi dan melaporkan kejadian kepada pihak manajemen universitas.
- Rekan Mahasiswa: Teman satu angkatan dan rekan kelas korban untuk mengetahui kondisi psikologis serta aktivitas korban sebelum kejadian.
- Staf Pengelola Gedung: Pengelola fasilitas kampus yang mengetahui aksesibilitas pintu serta pengamanan balkon di lantai enam.
Respons Resmi Universitas Brawijaya dan Pendampingan Keluarga
Pihak Rektorat Universitas Brawijaya menyampaikan rasa duka cita mendalam atas peristiwa memilukan yang menimpa salah satu anak didik mereka. Manajemen kampus menegaskan komitmen penuh untuk bersikap kooperatif dan membuka akses seluas-luasnya bagi pihak kepolisian selama proses penyelidikan berlangsung.
Selain mendampingi proses penanganan medis korban di rumah sakit, pihak universitas juga langsung menghubungi keluarga korban dan menyediakan pendampingan psikologis (trauma healing) bagi mahasiswa atau saksi mata yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Kampus mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dari spekulasi liar di media sosial demi menjaga privasi dan ketenangan keluarga yang berduka.
Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang dilaporkan jatuh dari lantai 6 gedung kampus pada siang hari. Korban langsung dilarikan ke RSSA Malang, sementara Tim Inafis Polresta Malang Kota menyisir TKP dan rekaman CCTV. Baca artikel utuh di: [URL]



Comments (0)