Lampung Utara — Babinsa Peltu Satya Wujudkan Sumur Bor 54 Meter

LAMPUNG UTARA — Komitmen dan kepedulian TNI Angkatan Darat dalam merespons kesulitan masyarakat di wilayah binaan kembali membuahkan hasil nyata. Melalui d

Aug 11, 2026 - 12:36
0 1
Lampung Utara — Babinsa Peltu Satya Wujudkan Sumur Bor 54 Meter

LAMPUNG UTARA — Komitmen dan kepedulian TNI Angkatan Darat dalam merespons kesulitan masyarakat di wilayah binaan kembali membuahkan hasil nyata. Melalui dedikasi tinggi, Babinsa Koramil 412-04/Kotabumi, Peltu Satya Ranner Anggara, berhasil mengawal pembangunan sarana sumur bor hingga air jernih mengalir untuk puluhan warga di Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Fasilitas air bersih yang berlokasi di Jalan Wredatama, Gang Nuri III, LK 03 RT 03 tersebut dipastikan rampung 100 persen pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Tahap akhir penuntasan pekerjaan ditandai dengan pengecatan tiang tower serta pemasangan toren penampung air yang akan mendistribusikan air ke rumah-rumah warga.

Bagi masyarakat setempat, mengalirnya air jernih dari kedalaman puluhan meter itu bukan sekadar hasil sebuah proyek fisik. Air yang selama ini sulit diperoleh kini menjadi sumber kehidupan baru — untuk memasak, mencuci, mandi, hingga keperluan ibadah sehari-hari.

Menembus Kedalaman 54 Meter demi Kualitas Air

Pembangunan sumur bor ini tidak dilakukan secara sembarangan. Guna memastikan kualitas air jernih dan layak konsumsi, tim pengeboran harus menembus lapisan tanah hingga kedalaman 54 meter. Kedalaman tersebut diperlukan agar mata bor menjangkau lapisan akuifer yang menyimpan air tanah berkualitas baik dengan debit yang relatif stabil sepanjang tahun.

Proses pengeboran melibatkan tiga orang tenaga ahli yang berpengalaman di bidang pengeboran air tanah. Mereka bekerja bahu-membahu dengan anggota TNI dan warga, mulai dari tahap penentuan titik bor, pengoperasian mesin, pemasangan pipa, hingga instalasi pompa dan toren penampungan.

Setelah sumber air berhasil diangkat ke permukaan, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan tower penyangga toren. Pada Sabtu sore, tahap penyelesaian berupa pengecatan tiang tower dan pemasangan toren rampung dikerjakan — menandai fasilitas tersebut siap dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.

Gotong Royong Menjadi Kunci Keberhasilan

Peltu Satya Ranner Anggara menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan fasilitas ini merupakan buah kerja kolektif, bukan kerja satu pihak semata.

"Keberhasilan pembangunan fasilitas ini tidak terlepas dari kerja keras dan sinergi yang terstruktur antara TNI, tiga orang tenaga ahli, serta partisipasi aktif warga setempat," ungkap Peltu Satya Ranner Anggara.

Semangat gotong royong tampak jelas sepanjang proses pengerjaan. Warga secara bergiliran membantu menyiapkan material, menyediakan konsumsi, hingga turun tangan langsung dalam pekerjaan fisik ringan. Pola kolaborasi semacam ini membuat pembangunan berjalan lebih efisien sekaligus menumbuhkan rasa memiliki warga terhadap fasilitas yang dibangun.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Wilayah Binaan

Apa yang dilakukan Peltu Satya merupakan potret nyata peran Babinsa — Bintara Pembina Desa — sebagai ujung tombak pembinaan teritorial TNI AD. Babinsa tidak hanya bertugas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan sehari-hari: mulai dari krisis air bersih, perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga pendampingan ketahanan pangan.

Di banyak daerah, krisis air bersih masih menjadi persoalan laten, terutama ketika musim kemarau tiba. Kehadiran sumur bor dengan kedalaman memadai menjadi solusi jangka panjang karena tidak bergantung pada curah hujan. Dengan perawatan yang baik, fasilitas semacam ini dapat melayani kebutuhan warga selama bertahun-tahun.

AspekKeterangan
LokasiJalan Wredatama, Gang Nuri III, LK 03 RT 03, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara
Kedalaman sumur54 meter
Penyelesaian100 persen, Sabtu (8/8/2026) pukul 16.30 WIB
Pengawal pembangunanBabinsa Koramil 412-04/Kotabumi, Peltu Satya Ranner Anggara
PelaksanaTNI, tiga tenaga ahli, dan warga setempat
Penerima manfaatPuluhan warga sekitar

Dampak Nyata bagi Kehidupan Warga

Dengan beroperasinya sumur bor ini, warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh atau bergantung pada pasokan air yang tidak menentu. Akses air bersih yang mudah berdampak langsung pada kesehatan lingkungan, kebersihan rumah tangga, dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

  • Kebutuhan air minum dan memasak warga terpenuhi dari sumber yang layak konsumsi.
  • Beban warga, khususnya ibu rumah tangga, berkurang karena air tersedia dekat rumah.
  • Fasilitas menjadi aset bersama yang memperkuat solidaritas dan kepedulian antarwarga.

Menjaga Keberlanjutan Fasilitas Bersama

Tantangan berikutnya adalah memastikan fasilitas ini terawat dengan baik. Pengelolaan yang melibatkan warga secara langsung — mulai dari penjadwalan penggunaan, iuran perawatan ringan, hingga pengecekan berkala mesin pompa — menjadi kunci agar sumur bor tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang. Pendampingan Babinsa diharapkan terus berlanjut agar semangat gotong royong yang telah terbangun tidak berhenti pada saat serah terima fasilitas.

Bagi warga Gang Nuri III, suara gemericik air dari toren itu adalah bukti bahwa kehadiran negara — melalui keringat seorang Babinsa — benar-benar terasa hingga ke gang-gang terkecil.

[SOCIAL_TWEET]: Dari kedalaman 54 meter, air jernih akhirnya mengalir untuk warga Tanjung Aman, Lampung Utara — berkat pengabdian Babinsa Peltu Satya Ranner Anggara. 💧 #Babinsa #LampungUtara #TNIAD[SOCIAL_TG]: 💧 AIR JERNIH UNTUK WARGA 💧 Babinsa Peltu Satya Ranner Anggara sukses kawal pembangunan sumur bor sedalam 54 meter di Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, Lampung Utara. Fasilitas rampung 100 persen dan langsung dimanfaatkan puluhan warga. Baca selengkapnya di Patokan.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User