Kecelakaan Beruntun Gempol: Tiga Tewas, Dua Luka Kritis

Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan satu truk trailer dan sejumlah kendaraan terjadi di jalur utama Surabaya-Malang, tepatnya di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu pag...

Jul 28, 2026 - 00:14
0 0
Kecelakaan Beruntun Gempol: Tiga Tewas, Dua Luka Kritis

Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan satu truk trailer dan sejumlah kendaraan terjadi di jalur utama Surabaya-Malang, tepatnya di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu pagi. Peristiwa nahas tersebut menelan tiga korban jiwa dan menyebabkan dua orang lainnya menderita luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, musibah berawal ketika truk trailer bermuatan berat melaju dari arah Surabaya menuju Malang. Setibanya di lokasi kejadian—sebuah ruas jalan yang sedikit menurun dan berbelok—kendaraan besar itu diduga kehilangan kendali. Saksi mata menuturkan bahwa truk oleng ke kanan lalu menghantam sebuah minibus yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras itu membuat minibus terpental dan langsung ringsek. Tak berhenti di situ, truk terus meluncur dan menabrak dua sepeda motor yang sedang berhenti di bahu jalan, serta menerjang sebuah warung milik warga yang berada di pinggir jalan.

Kesaksian Warga

Seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi, Sutrisno (45), mengaku mendengar suara benturan dahsyat yang membuatnya berlari keluar rumah. "Saya lihat truk sudah menabrak minibus, lalu terus maju dan menghantam motor serta warung. Suaranya sangat keras, seperti bom," ujarnya dengan nada gemetar. Warga sekitar langsung berhamburan memberikan pertolongan, namun kobaran api kecil sempat muncul dari minibus yang hancur. Beruntung, api cepat dipadamkan oleh warga dengan alat seadanya sebelum membesar.

Di warung yang ikut tertabrak, seorang penjual dan satu pembeli yang sedang bertransaksi ikut menjadi korban. Bangunan semipermanen itu ambruk seketika. Warga berusaha mengevakuasi korban yang terhimpit reruntuhan sambil menunggu kedatangan tim penyelamat.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Pasuruan bersama unit Pemadam Kebakaran dan ambulans tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kejadian. Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran beberapa korban terjepit di dalam kendaraan. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia di tempat, terdiri dari pengemudi minibus dan dua pengendara sepeda motor. Sementara itu, dua korban lainnya—seorang penumpang minibus dan pemilik warung—mengalami luka serius dan segera dirujuk ke RSUD Bangil untuk penanganan intensif.

Penyelidikan Polisi

Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Dwi Sumarni, menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada gangguan fungsi rem pada truk trailer, mengingat jalan di lokasi merupakan turunan panjang. "Kami masih memeriksa pengemudi truk yang selamat dengan luka ringan. Sopir mengaku rem blong, tapi kami akan lakukan uji kelayakan kendaraan untuk memastikan," katanya. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti berupa rekaman kamera pengawas (CCTV) dari toko terdekat.

Pengemudi truk berinisial MJ (38), warga Sidoarjo, saat ini diamankan di Mapolres untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Apabila terbukti lalai, ia terancam pasal tentang kelalaian berkendara yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Ruas jalan nasional Surabaya-Malang sempat lumpuh total selama lebih dari tiga jam. Kendaraan dari kedua arah mengular hingga lima kilometer. Petugas memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai kepadatan, sementara kendaraan kecil dialihkan melalui jalan alternatif menuju Kecamatan Beji dan Pandaan. Normalisasi lalu lintas baru tercapai menjelang sore hari setelah bangkai kendaraan berhasil dievakuasi menggunakan mobil derek berat.

Identitas Korban

Ketiga korban meninggal diidentifikasi sebagai Jarwo (52), pengemudi minibus asal Malang; Rina Andriani (31), pengendara motor asal Gempol; dan Bambang Hermanto (40), juga pengendara motor asal Gempol. Jenazah telah dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil untuk diautopsi sebelum diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, dua korban luka berat, yakni Siti Aminah (28) dan Mohamad Rizki (35), masih mendapat perawatan di ruang ICU.

Peristiwa ini kembali mengingatkan publik akan pentingnya pemeriksaan rutin kondisi kendaraan, terutama kendaraan berat yang sering melintasi jalur pegunungan dengan kontur menurun tajam. Dinas Perhubungan setempat diimbau untuk memperketat pengawasan uji kir dan memasang rambu-rambu peringatan tambahan di titik rawan kecelakaan.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi meminta para pengguna jalan untuk lebih waspada dan mematuhi batas kecepatan saat melintasi jalur Surabaya-Malang, khususnya di wilayah Gempol yang dikenal rawan kecelakaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User