Application Name Application Name

Patokan

Kategori 9

JAKARTA — Mahasiswa Esa Unggul Edukasi Kesehatan Masyarakat di Tugu Utara

Di tengah hiruk-pikuk kawasan pemukiman padat Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, puluhan mahasiswa melangkah dengan semangat pengabdian.

JAKARTA — Mahasiswa Esa Unggul Edukasi Kesehatan Masyarakat di Tugu Utara

Di tengah hiruk-pikuk kawasan pemukiman padat Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, puluhan mahasiswa melangkah dengan semangat pengabdian. Para mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul (UEU), yang kini didukung oleh Arizona State University (ASU), menerjunkan diri secara langsung ke tengah masyarakat melalui rangkaian program Praktik Farmasi Sosial (PFS). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi bagian dari pemenuhan kurikulum akademik, melainkan sebuah aksi nyata untuk menjembatani jurang pengetahuan kefarmasian yang selama ini kerap terisolasi di balik pintu ruang kuliah dan laboratorium.

Masyarakat perkotaan seperti di Tugu Utara kerap menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks, mulai dari tingginya angka penyakit tidak menular (PTM) hingga minimnya pemahaman mengenai cara penggunaan obat yang aman dan tepat. Melalui PFS, para mahasiswa membawa keahlian teknis mereka untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat maraknya praktik swamedikasi atau pengobatan mandiri yang tidak terawasi dengan baik di kalangan warga setempat.

Pendekatan Edukatif dan Aksi Nyata di Lapangan

Pelaksanaan Praktik Farmasi Sosial ini dirancang dengan pendekatan multidisiplin yang komprehensif. Mahasiswa tidak hanya membagikan brosur atau melakukan ceramah satu arah, tetapi juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, serta asam urat. Penilaian kesehatan secara langsung ini menjadi titik masuk yang efektif untuk membuka dialog mendalam bersama warga sekitar.

Selain pemeriksaan kesehatan, fokus utama dari program ini adalah edukasi mengenai prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar). Fenomena menyimpan obat keras tanpa resep dokter atau membuang limbah obat-obatan rumah tangga secara sembarangan masih menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan.

Fokus Kegiatan Sasaran Utama Tujuan Strategis
Edukasi DAGUSIBU Ibu Rumah Tangga & Lansia Mencegah penyalahgunaan obat dan penyebaran limbah medis berbahaya.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warga Kelurahan Tugu Utara Deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.
Konsultasi Swamedikasi Masyarakat Umum Meningkatkan literasi masyarakat dalam penggunaan obat secara rasional.

Sinergi Akademis dan Penguatan Literasi Kesehatan

Integrasi kurikulum berstandar internasional melalui kemitraan dengan Arizona State University memberikan warna baru dalam pelaksanaan PFS ini. Mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai teori farmakologi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keterampilan komunikasi empati untuk menyampaikan informasi medis yang rumit menjadi bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh awam.

"Farmasi sosial adalah fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang mandiri secara kesehatan. Kami ingin mahasiswa tidak hanya hadir sebagai akademisi, tetapi sebagai agen perubahan yang membawa dampak langsung bagi kualitas hidup masyarakat," tegas koordinator lapangan Praktik Farmasi Sosial Universitas Esa Unggul.

Warga Kelurahan Tugu Utara menyambut antusias kehadiran para mahasiswa ini. Banyak warga yang akhirnya menyadari kesalahan kaprah dalam menyimpan obat-obatan di rumah, seperti menempatkan obat cair di dalam lemari es yang tidak sesuai petunjuk atau mengonsumsi antibiotik tanpa menghhabiskannya. Keterlibatan aktif Posyandu dan kader PKK setempat turut memperkuat jangkauan edukasi ini sehingga pesan kesehatan dapat tersampaikan secara berkelanjutan.

Dampak Kebijakan dan Harapan Masa Depan

Kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Koja ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat mengakselerasi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Ke depan, program Praktik Farmasi Sosial ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi perguruan tinggi lain dalam menerapkan pengabdian berbasis komunitas yang terukur dan berkelanjutan.

Dengan keterlibatan ratusan warga Tugu Utara dalam rangkaian kegiatan ini, Universitas Esa Unggul menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan kefarmasian yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Edukasi yang telah ditanamkan diproyeksikan mampu menekan angka morbiditas akibat kesalahan penggunaan obat serta mendukung program prioritas kesehatan nasional di wilayah DKI Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer6
TENTANG PENULIS writer6

Bacaan Terkait

Comments (0)

User