JAKARTA — Kapolri Tegaskan Kompolnas Mitra Strategis Evaluasi Kinerja Polri
Suasana megah di Ballroom Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, menjadi saksi pentingnya memperkuat sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri
Suasana megah di Ballroom Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, menjadi saksi pentingnya memperkuat sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Dalam perhelatan penganugerahan piala bergengsi Kompolnas Awards 2026 yang berlangsung penuh kekhidmatan, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kembali posisi penting pengawas eksternal tersebut di korps Bhayangkara. Di hadapan jajaran pejabat utama dan komisioner pengawas, pimpinan tertinggi kepolisian ini menyampaikan pandangan mendalam mengenai peta jalan reformasi serta pengawasan institusinya.
Menurut Jenderal Listyo Sigit Prabowo, keberadaan Kompolnas bukan sekadar pelengkap administratif atau formalitas pengawasan semata. Lembaga independen ini dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki fungsi krusial dalam mengawal transparansi, akuntabilitas, serta perbaikan mutu pelayanan kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.
Sistem Check and Balances Sebagai Pilar Transformasi
Dalam perjalanan organisasi sebesar dan sekompleks Polri, keberadaan mekanisme pengawasan yang objektif dan berimbang menjadi kebutuhan mutlak. Kapolri menekankan bahwa ajang penghargaan seperti Kompolnas Awards merupakan bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan sistem kontrol internal dan pengawasan eksternal yang berjalan secara simultan.
"Mekanisme check and balances, di satu sisi ada kekurangan yang harus diperbaiki, namun di sisi lain terhadap yang memiliki prestasi kemudian dimunculkan," ungkap Listyo saat menyampaikan sambutan resminya.
Pendekatan ganda ini dinilai sangat vital agar institusi tidak terjebak dalam pola pikir defensif saat menerima kritik, atau sebaliknya, terlena oleh kepuasan semu. Evaluasi menyeluruh yang dilakukan secara independen memungkinkan Polri untuk mengidentifikasi celah kelemahan operasional, sekaligus memberikan pengakuan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada personel maupun satuan kerja (satker) yang menunjukkan integritas dan dedikasi luar biasa.
Menyerap Aspirasi dan Membedah Aduan Masyarakat
Lebih lanjut, Kapolri menyoroti peran proaktif Kompolnas dalam menjembatani dinamika publik dengan jajaran kepolisian. Kompolnas dinilai memiliki kepekaan tinggi dalam menangkap sinyal kegelisahan masyarakat, lalu menerjemahkannya menjadi rekomendasi kebijakan yang konstruktif dan solutif.
Lembaga ini tidak ragu untuk membedah berbagai aduan masyarakat, mulai dari indikasi pelanggaran kode etik hingga efektivitas penanganan perkara hukum. Lewat fungsi tersebut, berbagai persoalan di tingkat tapak dapat terdeteksi secara dini sebelum berkembang menjadi krisis kepercayaan publik yang meluas.
| Fungsi Utama Kompolnas | Dampak Konstruktif Bagi Polri |
|---|---|
| Pengawasan Eksternal Independen | Meningkatkan transparansi serta akuntabilitas kinerja personel. |
| Kanal Penyerapan Pengaduan Publik | Mempercepat deteksi dini dan penyelesaian kasus internal. |
| Pemberian Kompolnas Awards | Mendorong iklim kompetisi positif antar-Satuan Kerja (Satker). |
Mendorong Kinerja Satuan Wilayah Melalui Apresiasi
Kehadiran Kompolnas Awards turut membuktikan bahwa penilaian independen berpotensi memicu persaingan sehat di tingkat Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek). Melalui kriteria indikator yang ketat dan terbuka, ajang ini mendorong setiap pimpinan satuan wilayah untuk terus berinovasi dalam memberikan perlindungan dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.
Kapolri mengapresiasi keberanian Kompolnas yang secara konsisten memotret Polri dari dua sudut pandang yang adil: kritik tajam yang membangun dan penghargaan setinggi-tingginya atas prestasi kerja. Sinergi strategis ini diharapkan dapat terus dirawat demi mewujudkan institusi kepolisian yang semakin akuntabel, modern, dan dicintai masyarakat.
Transformasi institusi kepolisian memang memerlukan konsistensi serta dukungan penuh dari lembaga pengawas eksternal. Jenderal Listyo Sigit meyakini bahwa keterbukaan terhadap evaluasi adalah kunci utama dalam merawat kepercayaan publik (public trust). Dengan memperkuat kolaborasi bersama Kompolnas, Polri optimistis mampu menjawab tantangan zaman dan dinamika keamanan yang kian kompleks di masa depan.




Comments (0)