Application Name Application Name

Patokan

Maluku Utara

JAKARTA — Hasto Kristiyanto Kenang Legasi Intelektual Airlangga Pribadi Kusman

Kabar duka menyelimuti dunia akademis dan panggung politik nasional setelah akademisi senior sekaligus pakar ilmu politik Universitas Airlangga (Unair), Dr

JAKARTA — Hasto Kristiyanto Kenang Legasi Intelektual Airlangga Pribadi Kusman

Kabar duka menyelimuti dunia akademis dan panggung politik nasional setelah akademisi senior sekaligus pakar ilmu politik Universitas Airlangga (Unair), Dr. Airlangga Pribadi Kusman, S.IP., M.Si., dilaporkan tutup usia pada Rabu (9/9). Kepergian sosok akademisi yang dikenal vokal menyuarakan keadilan sosial dan kebebasan berdemokrasi ini memicu gelombang duka dari berbagai kalangan. Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, secara resmi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam mewakili seluruh jajaran partai atas berpulangnya sang intelektual organik tersebut.

Dalam peryataannya di Jakarta, Hasto mengenang sosok almarhum bukan sekadar sebagai pengajar di ruang perkuliahan, melainkan sebagai pemikir kritis yang tekun membumikan ideologi Marhaenisme—pemikiran politik kerakyatan yang digagas oleh Sang Proklamator, Bung Karno. Menurut Hasto, dedikasi almarhum dalam menjembatani ruang akademik modern dengan pemikiran kritis geopolitik dan ekonomi politik Indonesia menjadi warisan berharga bagi generasi penerus bangsa.

Kronologi Dedikasi dan Pengabdian Intelektual Airlangga Pribadi

Jejak langkah Airlangga Pribadi dalam kancah pemikiran sosial-politik tanah air ditandai oleh konsistensi dalam mengawal konsolidasi demokrasi di Indonesia. Berikut adalah urutan peran strategis dan rekam jejak dedikasi almarhum sepanjang karier akademisnya:

  1. Pengembangan Studi Politik Lokal dan Ekonomi Politik: Setelah menyelesaikan studi doktoral di Murdoch University, Australia, almarhum aktif mengkaji isu oligarki, tata kelola pemerintahan, serta dinamika ekonomi politik pasca-Reformasi.
  2. Pendidikan dan Pemikiran Pemuda: Selama bertahun-tahun mengabdi di Departemen Politik FISIP Universitas Airlangga, almarhum melahirkan ratusan karya ilmiah dan melatih mahasiswa agar kritis terhadap ketimpangan sosial.
  3. Penghubung Gagasan Marhaenisme Modern: Almarhum secara konsisten menggelar diskusi publik dan menulis analisis mendalam mengenai pentingnya relevansi pemikiran Bung Karno dalam menjawab tantangan kapitalisme global saat ini.
  4. Pengawal Kebebasan Sipil: Di tengah dinamika politik nasional, almarhum sering kali hadir sebagai analis publik independen yang memberikan kritik konstruktif terhadap kebijakan yang menjauhi prinsip keadilan sosial.

Analisis: Pembumian Marhaenisme di Era Disrupsi Global

Keberhasilan Airlangga Pribadi dalam mendudukkan kembali Marhaenisme sebagai kerangka analisis kritis kekinian mendapat apresiasi luas dari para pengamat politik. Pemikiran politik yang selama ini kerap dianggap sebatas narasi historis, di tangan almarhum ditransformasikan menjadi metodologi ilmiah untuk membedah problem kesenjangan ekonomi dan marjinalisasi masyarakat kelas bawah.

Dalam tinjauan analitis, kehilangan sosok seperti Airlangga menciptakan kekosongan dalam diskursus ilmu politik kerakyatan. Seperti yang diungkapkan oleh pengamat politik nasional, "Airlangga Pribadi adalah salah satu dari sedikit akademisi yang mampu memadukan ketajaman teori riset ilmiah Barat dengan keberpihakan nyata pada nasib wong kecil di Indonesia." Hal ini sejalan dengan pandangan PDIP yang menilai pemikiran almarhum sebagai jembatan penting antara dunia akademis dan praksis politik kerakyatan.

Perbandingan Kerangka Pemikiran dan Implementasi Gagasan

Untuk memahami kontribusi ideologis dan akademis yang ditinggalkan almarhum Dr. Airlangga Pribadi Kusman, berikut ringkasan perbandingan fokus kajian akademis konvensional dengan pendekatan pemikiran almarhum:

Fokus Kajian / Dimensi Pendekatan Akademis Konvensional Pendekatan Pemikiran Airlangga Pribadi
Relevansi Marhaenisme Dianggap sebagai narasi sejarah dan ideologi politik semata. Diterjemahkan sebagai alat analisis kritis terhadap kapitalisme dan eksploitasi ekonomi.
Demokrasi & Governance Berfokus pada prosedur pemilu dan kelembagaan formal semata. Kritis terhadap penguasaan oligarki serta mendorong partisipasi publik yang emansipatoris.
Peran Intelektual Terbatas pada riset akademis internal dan publikasi jurnal. Intelektual organik yang aktif mengedukasi publik lewat media massa dan forum sipil.

Warisan Pemikiran Bagi Masa Depan Demokrasi Indonesia

Wafatnya Dr. Airlangga Pribadi Kusman pada usia produktif meninggalkan duka mendalam bagi civitas akademika Universitas Airlangga, praktisi politik, serta insan pers. Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa semangat kepeloporan dan keberanian almarhum dalam membela kebenaran akademis harus terus dihidupkan oleh generasi muda.

Keberadaan figur intelektual yang jujur, independen, dan berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan menjadi syarat mutlak bagi keberlanjutan demokrasi Indonesia di masa depan. Seluruh jajaran PDIP dan masyarakat luas menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer6
TENTANG PENULIS writer6

Bacaan Terkait

Comments (0)

User