[INGGRIS] — Pemerintah Pesan 29 Kereta Baterai untuk Jalur Utara
Pemerintah Inggris resmi mengumumkan proyek pengadaan armada baru sebanyak 29 unit kereta bertenaga baterai yang dirancang untuk melayani wilayah utara neg
Pemerintah Inggris resmi mengumumkan proyek pengadaan armada baru sebanyak 29 unit kereta bertenaga baterai yang dirancang untuk melayani wilayah utara negara tersebut. Langkah strategis ini diambil guna menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan konektivitas antarkota di kawasan utara.
Pengumuman dari kantor Perdana Menteri Inggris, Downing Street No. 10, menegaskan bahwa armada kereta masa depan ini akan dioperasikan secara komersial oleh operator kereta TransPennine Express. Seluruh rangkaian kereta dijadwalkan mulai diproduksi pada tahun 2028 di fasilitas manufaktur milik Alstom yang berlokasi di Litchurch Lane, Derby.
Dampak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja
Inisiatif pengadaan transportasi massal ini tidak hanya berfokus pada modernisasi armada, tetapi juga menjadi katalis penting bagi pertumbuhan sektor industri manufaktur nasional. Pemerintah menyatakan bahwa kontrak produksi ini secara langsung akan mengamankan dan menciptakan ratusan lapangan kerja di tingkat lokal serta ribuan peran lain dalam rantai pasok di seluruh Britania Raya.
"Armada kereta bertenaga baterai yang baru ini akan menghadirkan perjalanan yang lebih cepat dan lebih andal ke wilayah utara, sekaligus mendukung industri manufaktur perkeretaapian domestik kita," demikian pernyataan resmi juru bicara pemerintah Inggris.
Berdasarkan estimasi resmi yang dirilis pemerintah, proyek manufaktur di Derby ini akan memberikan dampak ketenagakerjaan yang signifikan:
- 350 lapangan kerja lokal akan didukung langsung di fasilitas perakitan Alstom di Derby.
- Hampir 6.000 lapangan kerja di seluruh rantai pasok perkeretaapian nasional Inggris akan ikut terdampak secara positif.
- Investasi teknologi hijau jangka panjang yang memperkuat posisi Derby sebagai salah satu pusat rekayasa dan manufaktur rel terkemuka di dunia.
Transformasi Transportasi Hijau dan Efisiensi Perjalanan
Penggunaan kereta bertenaga baterai merupakan terobosan signifikan dalam peta jalan dekarbonisasi sistem transportasi publik di Inggris. Teknologi baterai mutakhir ini memungkinkan armada beroperasi secara optimal pada rute-rute yang belum terelektrifikasi secara penuh, tanpa harus bergantung pada bahan bakar diesel konvensional yang menyumbang emisi gas buang tinggi.
Langkah ini dinilai menjadi solusi praktis dan hemat biaya dalam memperluas jangkauan kereta ramah lingkungan. Pembangunan infrastruktur elektrifikasi kabel udara biasanya memakan biaya besar serta waktu pengerjaan bertahun-tahun. Dengan mengintegrasikan sistem daya baterai, TransPennine Express dapat segera meningkatkan akselerasi perjalanan, mengurangi waktu tempuh, dan meminimalkan polusi suara di stasiun-stasiun perlintasan.
Komitmen Pemerataan Layanan Antarkota
Selama beberapa tahun terakhir, jalur rel di wilayah utara Inggris kerap menghadapi keluhan penumpang terkait keterlambatan dan pembatalan jadwal. Kehadiran armada baru ini diproyeksikan menjadi jawaban atas tuntutan keandalan jadwal harian, khususnya pada koridor penghubung kota-kota penting seperti Manchester, Leeds, Sheffield, hingga Newcastle.
Dengan kapasitas angkut yang lebih modern serta kenyamanan kabin yang ditingkatkan, pengoperasian kereta baterai ini diharapkan mampu mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Proyek ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam merealisasikan target emisi nol bersih (net-zero) pada sektor transportasi publik nasional.
Downing Street mengumumkan pengadaan 29 armada kereta bertenaga baterai baru untuk operator TransPennine Express. Diproduksi di pabrik Alstom di Derby mulai 2028, proyek ini ditargetkan menyerap 350 pekerja lokal dan mendukung 6.000 rantai pasok nasional demi menghadirkan transportasi yang lebih andal dan ramah lingkungan.



Comments (0)