Application Name Application Name

Patokan

Nasional

GUIYANG — Rajiah dan Berthdigna Gagal Melaju ke Babak Semifinal

GUIYANG, Patokan.com — Langkah dua atlet panjat tebing putri andalan Indonesia, Raji'ah Sallsabillah dan Berthdigna Devi Surya Kusuma, harus terhenti sebel

GUIYANG — Rajiah dan Berthdigna Gagal Melaju ke Babak Semifinal

GUIYANG, Patokan.com — Langkah dua atlet panjat tebing putri andalan Indonesia, Raji'ah Sallsabillah dan Berthdigna Devi Surya Kusuma, harus terhenti sebelum mencapai babak empat besar pada seri kejuaraan panjat tebing internasional yang digelar di Guiyang, Tiongkok. Keduanya tereliminasi setelah melakoni persaingan ketat di nomor speed putri pada fase gugur.

Hasil ini menjadi catatan evaluasi penting bagi tim nasional panjat tebing Indonesia, mengingat nomor speed selalu menjadi tumpuan utama dalam mendulang medali di kancah internasional. Kendala teknis kecil serta kecepatan rival tuan rumah dan Eropa menjadi faktor penentu kegagalan wakil Merah Putih menembus partai semifinal.

Jalannya Kualifikasi: Membuka Harapan di Jalur Pembuka

Persaingan di Guiyang berlangsung dengan intensitas tinggi sejak putaran kualifikasi pagi hari. Dinding vertikal setinggi 15 meter menjadi panggung pembuktian bagi para pemanjat tercepat dunia, di mana atlet Indonesia sempat menunjukkan catatan waktu yang menjanjikan.

Pada sesi pemeringkatan awal, performa wakil Indonesia tercatat sebagai berikut:

  • Raji'ah Sallsabillah mencatatkan waktu 6,78 detik pada jalur A dan 6,82 detik pada jalur B, membawanya lolos ke babak 16 besar di peringkat keenam.
  • Berthdigna Devi Surya Kusuma menorehkan waktu terbaik 6,91 detik, memastikan tempat di babak utama pada urutan kesembilan.

Performa solid pada kualifikasi sempat membuka asa bagi skuad Merah Putih untuk kembali mendominasi podium nomor kecepatan putri, mengulang capaian positif pada seri-seri sebelumnya.

Kronologi Babak Gugur: Detik Krusial Penentu Kekalahan

Memasuki fase gugur yang menggunakan sistem head-to-head, tekanan mental dan ketepatan tumpuan kaki menjadi faktor paling krusial. Urutan kejadian eliminasi kedua pemanjat Indonesia berlangsung secara dramatis:

  1. Pukul 14.30 CST (Babak 16 Besar): Raji'ah berhasil menundukkan lawannya asal Prancis dengan catatan waktu 6,71 detik setelah sang lawan terpeleset pada hold keenam.
  2. Pukul 14.42 CST (Babak 16 Besar): Berthdigna memastikan kemenangan tipis atas wakil Polandia dengan selisih waktu hanya 0,04 detik, menyentuh pad finis di angka 6,85 detik.
  3. Pukul 15.15 CST (Perempat Final Raji'ah): Menghadapi atlet unggulan tuan rumah Tiongkok, Raji'ah mengalami sedikit selip pada pijakan awal saat transisi kecepatan, finis dengan waktu 6,89 detik dan kalah dari lawannya yang mencatatkan 6,62 detik.
  4. Pukul 15.22 CST (Perempat Final Berthdigna): Berthdigna berhadapan dengan pemegang rekor kontinental Eropa. Meski mencatatkan reaksi start yang cepat, ia tertinggal di paruh atas dinding dan membukukan waktu 6,94 detik, terpaut 0,21 detik dari lawan.
"Persaingan di nomor speed putri saat ini memiliki margin kesalahan yang sangat tipis, di bawah 0,1 detik. Sedikit saja ketidaksempurnaan tumpuan kaki di dinding langsung berdampak fatal pada hasil akhir," ujar perwakilan tim pelatih Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Fokus Pembenahan Menuju Seri Berikutnya

Kekalahan di babak perempat final ini menjadi bahan analisis mendalam bagi tim pelatih FPTI. Faktor kestabilan ritme dan konsistensi waktu di bawah 6,70 detik menjadi target utama yang harus dicapai para atlet agar mampu bersaing konsisten hingga partai final.

Setelah seri Guiyang, kontingen panjat tebing Indonesia dijadwalkan langsung bertolak untuk melakoni pemusatan latihan intensif guna mempersiapkan kejuaraan dunia berikutnya. Manajemen tim optimistis Raji'ah dan Berthdigna dapat segera bangkit dan memperbaiki catatan teknis mereka demi kembali menempatkan Merah Putih di podium tertinggi dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer3
TENTANG PENULIS writer3

Bacaan Terkait

Comments (0)

User