Golkar: Menteri Tak Sanggup Silakan Mundur, Urus RI Tak Boleh Libur
Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya buka suara atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengingatkan para menteri agar bertanggung jawab penuh terhadap tugasnya. Wakil Ketua Umum Golkar, Ahm...
Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya buka suara atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengingatkan para menteri agar bertanggung jawab penuh terhadap tugasnya. Wakil Ketua Umum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan bahwa mengurus negara adalah amanah yang tidak mengenal hari libur. Menurutnya, setiap pejabat yang dipercaya memegang jabatan publik harus siap bekerja tanpa batas waktu demi kepentingan rakyat.
Sikap Tegas Golkar
Doli menilai pernyataan kepala negara tersebut bukan sekadar peringatan, melainkan juga penegasan arah kerja kabinet ke depan. Ia mengingatkan bahwa pelayanan publik tidak pernah berhenti, sehingga para pembantu presiden harus memiliki dedikasi yang tinggi. Lebih lanjut, politikus asal Sumatera Utara itu menekankan bahwa jabatan menteri merupakan amanah rakyat yang harus dijaga dengan integritas dan kerja nyata.
Menurut Doli, jika ada menteri yang merasa tidak sanggup menjalankan amanahnya, langkah mundur justru menjadi pilihan yang lebih terhormat dibandingkan bertahan tetapi tidak mampu bekerja secara optimal. Ia menyebut sikap tersebut menunjukkan tanggung jawab moral sekaligus keberanian untuk mengakui keterbatasan diri. Golkar sendiri, kata dia, mendukung penuh upaya presiden dalam mengevaluasi kinerja jajarannya.
Urusan Negara Tak Boleh Terhenti
Doli menambahkan bahwa urusan pemerintahan berjalan selama 24 jam dan tidak bisa ditunda. Berbagai persoalan rakyat, mulai dari ekonomi, pangan, hingga stabilitas keamanan, menuntut perhatian serius setiap saat. Karena itu, ia berharap seluruh menteri mampu menjaga ritme kerja yang konsisten dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa kinerja pemerintahan akan dinilai langsung oleh publik. Setiap kebijakan yang lahir dari kabinet harus berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat, bukan sekadar berhenti pada dokumen dan seremoni. Doli menegaskan bahwa koalisi pendukung pemerintah harus semakin kompak agar program-program prioritas nasional dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dukungan untuk Evaluasi Kinerja
Waketum Golkar itu menyambut positif adanya mekanisme evaluasi terhadap para menteri. Ia berpandangan bahwa penilaian berkala merupakan cara yang sehat untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif. Jika ditemukan menteri yang gagal memenuhi target, maka pergantian menjadi hal yang wajar dalam perjalanan sebuah kabinet.
Namun, Doli juga mengingatkan agar evaluasi dilakukan secara objektif dan proporsional. Ia berharap keputusan apa pun yang diambil presiden selalu berpijak pada kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok. Golkar, sebagai salah satu partai pengusung pemerintahan, siap mengawal setiap kebijakan demi kemajuan Indonesia.
Harapan Publik dan Amanah Besar
Pernyataan Golkar ini datang di tengah tingginya harapan masyarakat terhadap kinerja kabinet. Banyak pihak menilai pemerintahan saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari tekanan ekonomi global hingga persoalan daya beli rakyat. Karena itu, kecepatan dan ketepatan dalam mengambil kebijakan menjadi kunci keberhasilan pemerintahan.
Doli menutup pernyataannya dengan pesan agar seluruh jajaran pemerintahan tidak lengah. Baginya, melayani negara adalah bentuk pengabdian tertinggi yang tidak bisa ditawar-tawar. Dengan semangat kerja tanpa henti, ia optimistis Indonesia mampu melewati berbagai tantangan dan melaju menuju kemajuan yang lebih baik.




Comments (0)