Gibran Gendong Bayi di Tenda Perawatan, Janji Penuhi Kebutuhan Pengungsi NTT

MAUMERE — Tenda perawatan darurat di RSUD TC Hillers Maumere, Nusa Tenggara Timur, menjadi saksi momen mengharukan saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menggendong seorang bayi di hadapan ibu ...

Aug 20, 2026 - 17:34
0 0
Gibran Gendong Bayi di Tenda Perawatan, Janji Penuhi Kebutuhan Pengungsi NTT

MAUMERE — Tenda perawatan darurat di RSUD TC Hillers Maumere, Nusa Tenggara Timur, menjadi saksi momen mengharukan saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menggendong seorang bayi di hadapan ibu dan keluarganya. Kunjungan itu dilakukan di tengah masa pemulihan warga yang terdampak gempa yang mengguncang wilayah Flores, ketika sejumlah fasilitas kesehatan terpaksa beroperasi dari tenda-tenda darurat.

Di lokasi, Gibran tidak hanya memantau kondisi pelayanan medis, tetapi juga berdialog langsung dengan seorang ibu yang baru saja melahirkan. Dalam percakapan itu, wakil presiden menanyakan kondisi sang ibu dan bayinya, termasuk kebutuhan paling mendesak yang mereka perlukan. Ia kemudian menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi, baik kebutuhan medis maupun kebutuhan pokok sehari-hari.

Jaminan pemenuhan kebutuhan warga

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa penanganan pascagempa tidak berhenti pada tahap evakuasi dan penyelamatan. Pemerintah, menurut Gibran, akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan bantuan yang dibutuhkan benar-benar sampai ke tangan masyarakat. Kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi baru lahir menjadi prioritas utama dalam distribusi bantuan.

Para petugas kesehatan yang bertugas di RSUD TC Hillers Maumere menyambut baik kehadiran wakil presiden. Mereka menilai kunjungan ini menjadi penyemangat bagi tenaga medis yang bekerja tanpa lelah merawat korban gempa. Sejak gempa terjadi, rumah sakit tersebut menerima banyak pasien, mulai dari luka ringan hingga kondisi yang membutuhkan penanganan intensif. Ruang perawatan yang tidak lagi memadai kemudian dialihkan ke tenda-tenda yang didirikan di area rumah sakit.

Kondisi pengungsian pascagempa

Gempa yang melanda wilayah NTT membuat ribuan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebagian warga memilih bertahan di tenda pengungsian yang didirikan pemerintah, sementara sebagian lainnya menumpang di rumah kerabat yang tidak terdampak. Aktivitas warga pun sempat terganggu, terutama di wilayah yang mengalami kerusakan infrastruktur cukup parah.

Di tengah situasi serba terbatas, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan relawan menjadi kunci. Bantuan logistik berupa makanan, air bersih, obat-obatan, serta perlengkapan bayi terus disalurkan ke titik-titik pengungsian. Kehadiran pejabat negara di lokasi bencana diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan di tingkat pusat, termasuk soal perbaikan fasilitas kesehatan dan pemulihan layanan publik.

Harapan warga dan tindak lanjut

Bagi warga yang tengah berada di pengungsian, kunjungan wakil presiden menjadi harapan baru. Mereka berharap pemulihan tidak berjalan lambat dan seluruh kebutuhan pokok tetap tersedia selama masa tanggap darurat. Beberapa warga menyampaikan bahwa yang paling mereka butuhkan saat ini adalah kepastian tempat tinggal, pasokan air bersih, dan layanan kesehatan yang mudah dijangkau.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa proses pemulihan akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Mulai dari penanganan darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi, semuanya akan dikawal agar warga dapat segera kembali menjalani kehidupan normal. Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak dan ibu hamil agar mereka tetap mendapat layanan kesehatan yang layak selama masa pemulihan.

Momen Gibran menggendong bayi di tenda perawatan itu bukan sekadar simbol belas kasih. Lebih dari itu, kehadiran pemimpin di tengah warga yang terdampak menjadi pengingat bahwa negara hadir di saat-saat tersulit. Bagi ibu yang baru melahirkan di pengungsian, jaminan kebutuhan terpenuhi adalah kabar yang paling mereka nantikan di tengah ketidakpastian pascagempa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User