Enam Mahasiswa Unhas Dievakuasi dari Gunung Goa Kalibbong Akibat Kram dan Kelelahan

Enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) harus menjalani proses evakuasi darurat setelah mengalami kram otot hebat dan kelelahan ekstrem saat mendaki Gunung Goa Kalibbong di kawasan Alloa, Kabupa...

Jul 28, 2026 - 03:39
0 0
Enam Mahasiswa Unhas Dievakuasi dari Gunung Goa Kalibbong Akibat Kram dan Kelelahan

Enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) harus menjalani proses evakuasi darurat setelah mengalami kram otot hebat dan kelelahan ekstrem saat mendaki Gunung Goa Kalibbong di kawasan Alloa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Insiden yang terjadi pada akhir pekan ini sempat menimbulkan kekhawatiran besar, namun berkat reaksi cepat tim SAR gabungan, seluruh pendaki berhasil diturunkan dengan selamat tanpa ada korban jiwa.

Kronologi Pendakian yang Berujung Darurat

Rombongan mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan pecinta alam ini memulai pendakian pada Sabtu dini hari untuk mencapai puncak yang dikenal memiliki jalur terjal dan medan berbatu. Menurut keterangan salah seorang anggota rombongan, enam rekannya mulai mengeluhkan kaku pada otot kaki dan tangan saat mereka baru menempuh sekitar tiga perempat perjalanan menuju puncak. Gejala kram semakin memburuk seiring dengan menurunnya tingkat hidrasi dan stamina, hingga beberapa dari mereka tidak lagi mampu melangkah dan terpaksa terbaring di tengah jalur pendakian yang sempit dan curam.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Kembali Selamatkan Pendaki Tersesat di Gunung Bawakaraeng

Mengingat kondisi yang terus menurun dan tidak adanya perbaikan setelah pemberian pertolongan pertama oleh rekan sesama pendaki, akhirnya rombongan memutuskan untuk meminta bantuan dengan menghubungi kantor SAR terdekat melalui sambungan telepon satelit yang mereka bawa. Koordinat lokasi yang dipancarkan langsung diterima oleh Pos SAR Gowa, yang segera mengerahkan personel dan peralatan evakuasi.

Gerak Cepat Tim SAR Gabungan

Operasi penyelamatan melibatkan puluhan personel dari Basarnas, BPBD Gowa, TNI, Polri, serta relawan lokal yang paham seluk-beluk medan Goa Kalibbong. Tim dibagi menjadi dua regu: regu pertama bertugas membuka jalur dan membawa peralatan medis, sementara regu kedua menyusul dengan tandu dan logistik pendukung. Medan yang licin akibat hujan gerimis sempat memperlambat gerak maju tim, namun koordinasi yang solid memungkinkan mereka mencapai titik lokasi korban dalam waktu kurang dari empat jam setelah laporan diterima.

Di lokasi, petugas medis langsung memberikan penanganan berupa cairan infus, pelemas otot, dan penghangat tubuh karena suhu di ketinggian mulai menusuk saat sore menjelang. Enam mahasiswa yang terdampak didominasi oleh mahasiswa baru yang belum banyak mengikuti latihan fisik intensif maupun simulasi pendakian jarak jauh. Dua di antaranya bahkan sempat mengalami hipotermia ringan akibat keringat yang tidak segera kering sehingga suhu tubuh turun drastis.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Goa Kalibbong Kembali Dibuka dengan Syarat Ketat

Proses Evakuasi yang Menantang

Evakuasi dilakukan secara bertahap dengan teknik lowering di beberapa titik tebing yang curam. Petugas menggunakan tali dan alat pelindung untuk memastikan tandu tetap stabil saat diturunkan. Proses ini memakan waktu cukup lama karena tim harus ekstra hati-hati, terutama di jalur yang hanya cukup untuk satu orang dan diapit jurang di sisi kanan. Meski demikian, seluruh korban berhasil mencapai pos pendakian utama pada Minggu pagi setelah sempat beristirahat di pos antara.

Dari pos utama, enam mahasiswa langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat di Kecamatan Alloa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dokter yang menangani memastikan tidak ada cedera serius, hanya kelelahan akut dan ketegangan otot yang memerlukan istirahat total selama beberapa hari. Pihak kampus melalui Humas Unhas menyampaikan apresiasi atas respons sigap tim SAR dan menyatakan akan memberikan pendampingan psikologis serta evaluasi terhadap seluruh peserta pendakian agar kejadian serupa tidak terulang.

Pernyataan Resmi dan Refleksi Keselamatan

Kepala Kantor SAR Makassar dalam keterangan tertulisnya menekankan pentingnya persiapan matang sebelum melakukan pendakian. “Kami tidak henti-hentinya mengimbau agar setiap pendaki, terutama kelompok mahasiswa, benar-benar mematuhi prosedur keselamatan: cek kondisi fisik, cukupkan bekal air dan nutrisi, kenali medan, serta jangan ragu untuk turun jika ada gejala kelelahan yang tidak wajar. Kali ini semua berakhir baik, tapi kita tidak boleh lengah,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang ikut dalam pendakian namun tidak mengalami kram mengungkapkan bahwa perjalanan tersebut sebenarnya telah direncanakan selama dua minggu, termasuk briefing rute dan simulasi ringan. Namun ia mengakui bahwa faktor cuaca yang berubah mendadak serta kurang disiplinnya sebagian peserta dalam menjaga asupan cairan menjadi pemicu utama musibah ini. “Kami belajar banyak dari kejadian ini. Rasa percaya diri yang berlebihan bisa sangat berbahaya di alam terbuka,” katanya.

Gunung Goa Kalibbong sendiri merupakan salah satu destinasi pendakian yang populer di kalangan mahasiswa karena pemandangan dan jalur yang menantang namun masih bisa dijangkau dalam satu hari. Insiden ini menjadi pengingat bahwa setiap pendakian menyimpan risiko yang harus diantisipasi dengan persiapan yang bukan hanya secara teknis, tetapi juga mental dan fisik yang prima. Pihak pengelola jalur pendakian kini tengah mengkaji kemungkinan penambahan pos pemantauan dan syarat pendakian yang lebih ketat untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

Dengan berhasilnya evakuasi ini, seluruh mahasiswa telah kembali ke Makassar dan sebagian besar sudah dapat beraktivitas seperti biasa setelah mendapatkan perawatan. Keluarga pun menyampaikan rasa syukur karena anggota mereka pulang dalam keadaan selamat. Peristiwa ini menutup catatan panjang operasi SAR di kawasan pegunungan Sulawesi Selatan dengan hasil yang membahagiakan, sekaligus menegaskan kembali bahwa kewaspadaan dan kesiapan adalah kunci utama dalam setiap petualangan alam bebas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User