Chennai — Festival Akshaya Tritiya Pacu Lonjakan Penjualan Emas
CHENNAI — Ruang pamer perhiasan di Chennai, ibu kota negara bagian Tamil Nadu, India, dipadati pelanggan pada Selasa (3/5/2022). Keramaian itu terjadi lant
CHENNAI — Ruang pamer perhiasan di Chennai, ibu kota negara bagian Tamil Nadu, India, dipadati pelanggan pada Selasa (3/5/2022). Keramaian itu terjadi lantaran hari tersebut bertepatan dengan perayaan Akshaya Tritiya, festival Hindu yang diyakini sebagai hari paling baik untuk membeli emas dan barang-barang berharga lainnya. Seorang pelanggan tampak saksama memeriksa gelang emas yang dipajang di etalase kaca, sementara para petugas toko sibuk melayani antrean pembeli yang terus berdatangan sejak pagi hari.
Dalam tradisi Hindu, Akshaya Tritiya dianggap sebagai simbol utama kekayaan dan kemakmuran. Kata "Akshaya" sendiri bermakna "tidak pernah berkurang" atau "abadi", sehingga membeli emas pada hari ini dipercaya akan mendatangkan keberuntungan yang langgeng bagi pemiliknya. Membeli emas pada Akshaya Tritiya bukan sekadar transaksi komersial, melainkan bagian dari ritual keagamaan yang telah diwariskan lintas generasi di berbagai wilayah India, khususnya di kawasan selatan seperti Tamil Nadu, Karnataka, dan Andhra Pradesh.
Makna Akshaya Tritiya dalam Tradisi Hindu
Akshaya Tritiya jatuh pada hari ketiga (Tritiya) di bulan terang (Shukla Paksha) dalam bulan kalender Hindu Vaishakha, yang umumnya bertepatan dengan bulan April atau Mei dalam kalender Masehi. Hari ini dipercaya sebagai momen ketika energi positif alam semesta mencapai puncaknya, sehingga segala bentuk inisiatif baru — mulai dari membeli emas, memulai usaha, hingga melangsungkan pernikahan — dianggap membawa berkah.
Para pemuka agama meyakini bahwa pada hari ini, Dewa Wisnu dan Dewi Lakshmi, dewi kemakmuran dalam mitologi Hindu, memberikan anugerah kepada umat yang melakukan persembahan dan pembelian barang berharga. Oleh karena itu, toko-toko perhiasan di seluruh India menggelar promosi besar-besaran, menambah stok perhiasan, dan memperpanjang jam operasional untuk mengakomodasi lonjakan permintaan yang biasanya mencapai beberapa kali lipat dibanding hari biasa.
"Membeli emas di Akshaya Tritiya adalah tradisi turun-temurun keluarga kami. Kami percaya emas yang dibeli hari ini tidak akan pernah berkurang nilainya dan akan menjadi warisan bagi anak cucu," ujar seorang pelanggan yang ditemui di ruang pamer perhiasan di Chennai.
Kronologi Kemeriahan Perayaan di Chennai
Berdasarkan pantauan di lapangan, kemeriahan perayaan Akshaya Tritiya di Chennai berlangsung sejak dini hari hingga malam. Berikut kronologi kegiatan yang terekam pada Selasa (3/5/2022):
- Pukul 06.00 WIB setempat — Sejumlah warga menggelar ritual persembahan di pura-pura setempat sebelum berbelanja emas, sebagai bagian dari rangkaian ibadah menyambut hari baik.
- Pukul 09.00 — Toko-toko perhiasan mulai dibuka dan langsung dipadati pengunjung. Manajemen toko menambah jumlah petugas keamanan dan kasir untuk mengurai antrean.
- Pukul 12.00 — Volume pengunjung mencapai puncaknya. Etalase perhiasan, termasuk gelang emas yang menjadi incaran utama, mengalami perputaran stok yang cepat.
- Pukul 15.00 — Para perajin dan pedagang emas melaporkan penjualan yang meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa, didorong oleh program diskon dan hadiah dari toko.
- Pukul 19.00 — Antrean pembeli masih terlihat hingga menjelang malam. Beberapa toko memperpanjang jam tutup untuk melayani pelanggan yang datang dari luar kota.
Lonjakan tersebut sejalan dengan pola tahunan yang konsisten: penjualan emas ritel India pada momen Akshaya Tritiya kerap meningkat dua hingga tiga kali lipat dibandingkan rata-rata penjualan harian. Perayaan ini menjadi salah satu pendorong utama permintaan emas di India, negara yang menempati peringkat kedua konsumen emas terbesar di dunia setelah Tiongkok.
Emas sebagai Simbol Kekayaan dan Warisan
Bagi masyarakat India, emas bukan sekadar logam mulia, melainkan instrumen penyimpan kekayaan yang diwariskan secara turun-temurun. Hampir setiap keluarga menyimpan sebagian asetnya dalam bentuk perhiasan atau koin emas, terutama di pedesaan yang akses terhadap layanan perbankan masih terbatas. Emas menjadi jaring pengaman finansial yang dapat dicairkan sewaktu-waktu ketika kebutuhan mendesak muncul.
Peran emas semakin penting mengingat fluktuasi nilai tukar dan inflasi. Dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu, emas dianggap sebagai aset lindung nilai (hedging) yang stabil. Harga emas di pasar India pada periode Mei 2022 tercatat bergerak di kisaran puluhan ribu rupee per 10 gram, dengan permintaan yang tetap tinggi meskipun harga berada pada level yang relatif tinggi dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Dampak Ekonomi dan Industri Perhiasan
Momen Akshaya Tritiya memberikan suntikan signifikan bagi industri perhiasan India yang mempekerjakan jutaan tenaga kerja. Asosiasi pedagang emas mencatat bahwa perayaan tahun ini berlangsung lebih meriah dibandingkan dua tahun sebelumnya yang dibayangi pandemi Covid-19, seiring pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat.
Peningkatan permintaan juga berdampak pada sektor perbankan dan pembiayaan emas, di mana skema pinjaman dengan jaminan emas serta program emas digital kian diminati masyarakat urban. Sejumlah bank besar India memanfaatkan momen ini untuk meluncurkan produk tabungan emas dengan skema cicilan bulanan, yang memungkinkan masyarakat menabung emas secara bertahap sepanjang tahun.
Prospek Permintaan Emas India ke Depan
Para analis memproyeksikan permintaan emas India akan terus tumbuh seiring meningkatnya pendapatan masyarakat kelas menengah dan tradisi yang mengakar kuat. Selain Akshaya Tritiya, momen-momen besar lain seperti Diwali dan musim pernikahan turut mendongkrak penjualan emas sepanjang tahun.
Kendati demikian, para pengamat mengingatkan agar pembelian emas tetap dilakukan secara bijak dan proporsional. Membeli emas pada hari baik memang bernilai budaya dan spiritual, namun perencanaan keuangan yang matang tetap menjadi kunci agar investasi emas memberikan manfaat optimal dalam jangka panjang.
Hingga akhir perayaan, suasana ruang pamer perhiasan di Chennai perlahan kembali normal. Namun, jejak antusiasme warga yang memadati toko pada Selasa (3/5/2022) menjadi bukti bahwa tradisi Akshaya Tritiya tetap hidup dan menjadi denyut nadi ekonomi perhiasan di India.




Comments (0)