Chaudhary Tariq Farooq Terpilih Jadi Speaker ke-16 Majelis AJK
MUZAFFARABAD — Chaudhary Tariq Farooq dari partai PML-N resmi dilantik sebagai speaker ke-16 Majelis Legislatif Azad Jammu dan Kashmir (AJK) usai memenangk
MUZAFFARABAD — Chaudhary Tariq Farooq dari partai PML-N resmi dilantik sebagai speaker ke-16 Majelis Legislatif Azad Jammu dan Kashmir (AJK) usai memenangkan pemilihan yang digelar pada Selasa di Muzaffarabad. Kemenangan tersebut sekaligus melengkapi dominasi koalisi PML-N dalam struktur pimpinan majelis baru, setelah rekannya, Muhammad Ahmed Raza Qadri, juga berhasil terpilih sebagai wakil speaker melalui pemilihan yang berlangsung pada hari yang sama.
Pemilihan kedua jabatan strategis ini menjadi momen penting dalam transisi kepemimpinan legislatif wilayah tersebut, menyusul berakhirnya masa jabatan majelis sebelumnya dan pelantikan anggota-anggota baru pada hari Senin. Proses pemilihan berjalan tertib meskipun diwarnai satu suara yang gugur akibat kesalahan teknis penandaan kertas suara.
Sidang Dimulai Pukul 14.30 Waktu Setempat
Sidang paripurna majelis dimulai pukul 14.30 waktu setempat dengan dipimpin oleh speaker petahana, Chaudhry Latif Akbar dari partai PPP. Akbar bertindak sebagai ketua sidang meskipun ia sendiri tidak berhasil mempertahankan kursinya dalam pemilu umum yang baru saja digelar di wilayah tersebut.
Dalam kontestasi kali ini, partai PPP mengusung dua nama untuk merebut dua jabatan yang diperebutkan, yakni Chaudhry Qasim Majeed dan Aamir Abdul Ghaffar Lone. Majeed dicalonkan untuk posisi speaker, sementara Lone diajukan sebagai calon wakil speaker. Namun kekuatan oposisi mereka jauh lebih kecil dibandingkan blok koalisi PML-N beserta sekutunya.
Urutan Kejadian Pemilihan Speaker dan Wakil Speaker
- Sidang dimulai pukul 14.30 dengan Latif Akbar dari PPP sebagai ketua sidang terakhirnya dalam kapasitas sebagai speaker petahana.
- Ketua umum PML-N mengusulkan Tariq Farooq sebagai calon tunggal koalisi pemerintah untuk jabatan speaker, sementara PPP mengusulkan Chaudhry Qasim Majeed.
- Pemungutan suara dilaksanakan dengan partisipasi seluruh 46 anggota legislatif yang telah mengambil sumpah pada hari Senin, terdiri atas 32 legislator dari PML-N beserta sekutunya dan 14 legislator dari PPP.
- Farooq meraih 32 suara, sedangkan Majeed hanya mendapatkan 13 suara, dengan satu suara PPP dinyatakan gugur.
- Farooq kemudian dilantik dengan pengambilan sumpah yang diselenggarakan oleh pendahulunya, Latif Akbar.
- Pemilihan wakil speaker digelar di bawah pimpinan Farooq sebagai speaker baru, yang dimenangkan oleh Qadri dengan 32 suara melawan 13 suara untuk Lone.
Perolehan Suara dan Satu Suara Gugur
Farooq, yang terpilih mewakili daerah pemilihan LA-7 (Kota Bhimber), mengantongi dukungan penuh dari 32 legislator koalisi. Sementara itu, Majeed, yang menjabat mewakili daerah pemilihan LA-2 (Chakswari), harus puas dengan 13 suara. Satu kertas suara lainnya dari kubu PPP dinyatakan gugur oleh panitia pemilihan.
Suara gugur tersebut dilaporkan berasal dari legislator PPP, Zobia Khurshid Raja, yang menduduki kursi perempuan cadangan. Keberadaannya di majelis sendiri menyimpan cerita unik, karena ia terpilih melalui undian setelah perolehan suaranya sempat seri dengan calon PML-N, Riffat Abid.
Setelah Majeed bersama beberapa legislator PPP lainnya menyampaikan bahwa suara Raja telah gugur, Raja dikabarkan mengaku kepada salah satu koleganya bahwa dirinya menandai lambang centang alih-alih tanda silang pada kertas suara. Kesalahan teknis semacam ini membuat kertas suara tersebut tidak sah sesuai prosedur pemilihan yang berlaku.
Sumpah Jabatan Diserahkan Pendahulu
Momen simbolis terjadi saat proses pelantikan. Farooq mengambil sumpah jabatan yang diserahkan langsung oleh Akbar, sang pendahulu yang baru saja kehilangan kursinya di pemilu umum. Adegan tersebut mencerminkan tradisi demokratis yang relatif matang dalam tubuh majelis wilayah tersebut, di mana pergantian kekuasaan berlangsung sesuai prosedur konstitusional.
Penghormatan Hangat untuk Latif Akbar
Suasana persaingan politik tidak serta-merta menghapus rasa hormat antarpolitisi. Pemimpin PML-N, Raja Farooq Haider, yang persahabatannya dengan Akbar sudah lama dikenal publik, memberikan penghormatan tinggi kepada mantan speaker tersebut karena telah menjalankan jalannya sidang majelis dengan lancar.
"Saya dan Akbar merupakan anggota terakhir dari majelis terdahulu yang juga terpilih pada tahun 1985, pasca pemulihan demokrasi di AJK dan Pakistan,"
tandas Haider dalam pidatonya di ruang sidang, seperti dilansir media setempat.
Penghormatan serupa juga datang dari presiden regional PPP, Chaudhry Muhammad Yasin, yang menyebut ucapannya sebagai "penghormatan besar" bagi Akbar. Yasin memuji komitmen tak tergoyahkan Akbar terhadap partai PPP maupun terhadap gagasan demokrasi di wilayah tersebut.
Qadri Menangi Kontes Wakil Speaker
Setelah pelantikan speaker selesai, sidang berlanjut ke agenda kedua, yaitu pemilihan wakil speaker yang dipimpin langsung oleh Farooq. Dalam kontestasi ini, Qadri meraih 32 suara, identik dengan perolehan suara sang speaker, sementara calon dari PPP, Aamir Abdul Ghaffar Lone, kembali mengantongi 13 suara, sama seperti capaian Majeed pada pemilihan speaker.
Hasil pemilihan ini menegaskan posisi dominan koalisi PML-N dalam komposisi majelis baru, dengan kendali penuh atas dua kursi pimpinan tertinggi legislatif. Bagi PPP, hasil tersebut menjadi tantangan tersendiri menjalankan fungsi pengawasan sebagai oposisi dengan jumlah kursi yang jauh lebih sedikit.
Makna Politik bagi Lanskap AJK
Pergantian kepemimpinan majelis ini menjadi bagian dari siklus demokrasi yang berlangsung di Azad Jammu dan Kashmir, wilayah yang dikelola Pakistan dan memiliki majelis legislatif tersendiri. Pemilihan speaker dan wakil speaker yang berlangsung tertib dinilai sebagai indikasi keberlanjutan proses demokrasi di tingkat regional.
Fokus selanjutnya adalah pembentukan pemerintahan regional, di mana koalisi PML-N diproyeksikan mengukuhkan kekuatannya dalam penunjukan perdana menteri wilayah dan susunan kabinet. Perhatian publik kini tertuju pada arah kebijakan pemerintahan baru, termasuk prioritas pembangunan serta isu-isu struktural yang dihadiri wilayah tersebut.
[SOCIAL_TWEET]: Chaudhary Tariq Farooq (PML-N) resmi jadi speaker ke-16 Majelis AJK dengan 32 suara. Qadri tembus sebagai wakil speaker. Satu suara PPP gugur gara-gara salah tanda! #AJK #Pakistan[SOCIAL_TG]: 🔴 PEMBARUAN POLITIK | Tariq Farooq (PML-N) terpilih jadi speaker ke-16 Majelis AJK dengan 32 suara vs 13 suara milik PPP. Wakil speaker: Qadri. Kronologi lengkap sidang Selasa di Muzaffarabad ada di tautan berikut.



Comments (0)