Application Name Application Name

Patokan

Kategori 9

BULOG Siap Salurkan 150 Ribu Ton Jagung SPHP Sasar Peternak

Di tengah dinamika pasar komoditas pangan yang fluktuatif serta lonjakan biaya produksi sektor peternakan nasional, Perum BULOG terus memperkuat langkah st

BULOG Siap Salurkan 150 Ribu Ton Jagung SPHP Sasar Peternak

Di tengah dinamika pasar komoditas pangan yang fluktuatif serta lonjakan biaya produksi sektor peternakan nasional, Perum BULOG terus memperkuat langkah strategisnya. Langkah ini diwujudkan melalui penugasan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung, yang dirancang untuk menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan jagung pakan bagi para peternak di berbagai daerah di Indonesia.

Komoditas jagung pakan memegang peranan sangat vital dalam ekosistem perunggasan nasional. Komoditas ini menyerap sekitar 50 hingga 60 persen dari total porsi formulasi pakan ternak. Ketika harga pakan melambung, peternak mandiri skala kecil dan menengah menjadi pihak yang paling terdampak, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga telur dan daging ayam di tingkat konsumen akhir.

Capai 66 Persen, BULOG Kebut Penyaluran Jagung SPHP

Sebagai langkah konkret menjaga stabilitas pasar, Perum BULOG ditargetkan untuk menyalurkan alokasi tambahan hingga mencapai 150 ribu ton jagung SPHP yang akan berlangsung secara bertahap sampai dengan akhir tahun 2026. Berdasarkan data evaluasi penugasan terbaru, realisasi penyaluran program ini telah mencapai angka signifikan, yakni sebesar 66 persen dari total target yang ditetapkan.

Capaian 66 persen tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam mengintervensi pasar pakan ternak guna mencegah kelangkaan stok serta menekan lonjakan harga jagung yang tidak wajar di tingkat peternak.

Indikator Program Target / Realisasi Data Keterangan Pelaksanaan
Target Alokasi Tambahan SPHP 150.000 Ton Program Berjalan hingga Akhir 2026
Realisasi Penyaluran Saat Ini 66 Persen Terdistribusi ke Berbagai Daerah Sentra Peternakan
Penerima Manfaat Utama Peternak Mandiri (Kecil-Menengah) Menjaga Harga Pakan Tetap Sesuai Acuan Pemerintah

Melindungi Peternak Mandiri dan Menjaga Harga Pangan

Tekanan inflasi pada komponen pakan sering kali membuat peternak skala kecil berada pada posisi yang rentan. Melalui program SPHP ini, jagung disalurkan langsung kepada peternak terdaftar dengan harga yang mengacu pada ketetapan pemerintah, jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar bebas yang kerap berfluktuasi secara drastis.

"Program SPHP Jagung ini bukan sekadar penugasan intervensi pasar biasa, melainkan instrumen perlindungan nyata bagi peternak skala kecil agar tetap mampu berproduksi dan tidak terpuruk akibat lonjakan biaya pakan yang tak terkendali," tegas perwakilan manajemen Perum BULOG dalam keterangannya.

Intervensi ini dinilai sangat krusial mengingat sektor peternakan rakyat menyumbang porsi besar dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia. Jika kelangsungan usaha peternak mandiri terganggu, dampaknya akan langsung terasa pada pasokan pasokan pasokan telur dan daging ayam nasional.

Pengawasan Ketat dan Efisiensi Rantai Distribusi

Agar penyaluran jagung SPHP tepat sasaran dan tidak memicu ketimpangan baru, BULOG berkoordinasi erat dengan Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, serta asosiasi-asosiasi peternak unggas. Validasi data penerima dilakukan secara berkala guna memastikan jagung pakan murah ini benar-benar jatuh ke tangan peternak yang membutuhkan, bukan dimanfaatkan oleh pihak penimbun atau pemburu rente.

"Kepastian pasokan dan kejelasan harga jagung SPHP sangat menentukan napas usaha kami. Dukungan penyaluran yang konsisten dari BULOG membuat peternak lokal bisa bernapas lega dan tetap optimis melanjutkan siklus budidaya," ungkap salah satu pengurus asosiasi peternak unggas daerah.

Selain mempercepat distribusi, Perum BULOG juga terus mengoptimalkan jaringan pergudangan dan infrastruktur logistik di berbagai cabang sentra peternakan seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Lampung, guna menjamin aliran barang berjalan efisien tanpa hambatan rantai pasok.

Menjaga Inflasi dan Ketahanan Pangan Nasional

Keberhasilan program SPHP Jagung hingga 2026 diharapkan tidak hanya menyelamatkan keberlanjutan usaha peternak mandiri, tetapi juga berkontribusi langsung pada kestabilan inflasi nasional, khususnya dari kelompok makanan bergejolak (volatile foods).

Dengan tercapainya realisasi 66 persen saat ini dan akselerasi penyaluran sisa kuota yang terus berjalan, Perum BULOG optimistis ketahanan pangan nasional di sektor perunggasan akan tetap terjaga secara berkelanjutan hingga beberapa tahun ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer3
TENTANG PENULIS writer3

Bacaan Terkait

Comments (0)

User