BUENOS AIRES — Pemerintah Kota Perbarui Sistem Subte dengan 174 Gerbong Baru
BUENOS AIRES — Pemerintah Kota Buenos Aires secara resmi meluncurkan proyek revitalisasi dan modernisasi berskala besar untuk seluruh jaringan kereta bawah
BUENOS AIRES — Pemerintah Kota Buenos Aires secara resmi meluncurkan proyek revitalisasi dan modernisasi berskala besar untuk seluruh jaringan kereta bawah tanah atau yang dikenal sebagai Subte. Langkah strategis yang diprakarsai oleh badan pengelola Subterráneos de Buenos Aires (SBASE) bersama Kementerian Infrastruktur ini bertujuan untuk menekan angka gangguan teknis sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan pengguna transportasi publik di ibu kota Argentina.
Proyek peremajaan infrastruktur publik ini dirancang mencakup perbaikan menyeluruh pada Jalur A, B, dan C, sekaligus meletakkan dasar bagi pembangunan Jalur F yang telah lama direncanakan. Fokus utama dari kebijakan ini adalah mengganti armada kereta yang sudahusang serta menambah berbagai fasilitas aksesibilitas demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Tahapan Modernisasi dan Alokasi Unit Baru
Dalam rencana induk yang diumumkan oleh pemerintah setempat, pengadaan sarana dan prasarana penunjang telah dialokasikan secara terperinci untuk memperbarui sistem transportasi massal berbasis rel tersebut. Berikut adalah poin-poin utama dalam proyek peremajaan Subte:
- Pengadaan 174 gerbong baru (0 kilometer): Seluruh armada anyar ini ditujukan untuk menggantikan kereta tua yang beroperasi di Jalur B.
- Pemasangan 84 unit eskalator baru: Penambahan tangga berjalan dilakukan untuk memperlancar arus pergerakan penumpang di dalam stasiun.
- Penyediaan 12 unit lift modern: Pembangunan fasilitas penunjang guna memastikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, lansia, dan orang tua dengan kereta bayi.
- Penyiapan fondasi Jalur F: Pelaksanaan peletakan batu pertama dan pembangunan infrastruktur dasar untuk memperluas jangkauan jaringan rel di masa depan.
Peremajaan Jalur B dan Peningkatan Fasilitas Armada
Jalur B menjadi prioritas utama dalam mega proyek ini karena peran vitalnya dalam menampung volume penumpang harian yang sangat tinggi. Berdasarkan data resmi dari Pemerintah Kota Buenos Aires, armada yang beroperasi di rute tersebut saat ini menggunakan kereta tua yang telah berusia lebih dari 60 tahun. Usia operasional yang terlampau tua tersebut berimbas pada seringnya terjadi kerusakan teknis yang mengganggu jadwal perjalanan.
"Peremajaan Jalur B merupakan kebutuhan yang sangat mendesak mengingat armada saat ini sudah beroperasi selama enam dekade. Kehadiran 174 gerbong baru ini akan menghadirkan standar keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi tingkat tinggi bagi warga kota," ungkap pernyataan resmi dari Kementerian Infrastruktur Kota Buenos Aires.
Seluruh unit gerbong baru berbodi 0km tersebut nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern. Standardisasi baru pada armada Subte mencakup instalasi sistem pendingin udara (AC), kamera pengawas CCTV terintegrasi untuk menjamin keamanan penumpang, serta layar sistem informasi digital yang menyajikan data perjalanan secara real-time.
Peningkatan Aksesibilitas dan Prospek Jalur F
Selain fokus pada penggantian unit kereta, peningkatan infrastruktur pendukung juga menyasar aspek inklusivitas. Penambahan 84 eskalator dan 12 lift yang tersebar di stasiun-stasiun strategis sepanjang Jalur A, B, dan C ditargetkan dapat menuntaskan kendala mobilitas fisik yang selama ini dialami kelompok masyarakat rentan.
Sementara itu, pengerjaan awal untuk Jalur F menandai babak baru dalam ekspansi jaringan transportasi subterranean di Buenos Aires. Jalur anyar ini dirancang untuk menghubungkan titik-titik koridor padat penduduk yang selama ini belum terjangkau jalur kereta secara langsung. Otoritas kota menargetkan perbaikan fisik dan pengoperasian armada baru ini sudah dapat dirasakan manfaatnya secara signifikan oleh publik mulai tahun depan.
Pemerintah Kota Buenos Aires meluncurkan proyek revitalisasi besar-besaran untuk sistem transportasi kereta bawah tanah (Subte). Proyek ini mencakup pengadaan 174 gerbong baru, penambahan 84 eskalator dan 12 lift, serta persiapan pembangunan Jalur F.



Comments (0)